Selasa, 20 November 2012

Kehamilan si meong

Kehamilan kucing mungkin merupakan salah satu hal yang ditunggu-tunggu pemilik kucing. Lalu bagaimana cara mengetahui seekor kucing hamil atau tidak ? berikut ini penjelasan mengenai beberapa ciri kucing yang hamil.
Penting sekali untuk selalu mencatat tanggal kucing kesayangan anda kawin. Dari tanggal kawin ini kita dapat memperkirakan waktu kelahiran kucing, sehingga kita dapat mempersiapkan diri mendapat tambahan kucing baru.
lihat juga : kalkulator kelahiran, untuk menghitung/memperkirakan waktu kelahiran kucing
Kucing yang hamil  dapat mengalami perubahan fisik dan tingkah laku.
PERUBAHAN FISIK
Bagian perut mulai membesar
Perut Kucing yang hamil mulai terlihat membesar pada umur kehamilan 5 minggu. Bagian perut ini akan terus membesar hingga mendekati saat melahirkan.
Puting susu memerah dan membesar (pink)
Salah satu tanda yang cukup signifikan adalah berubahnya puting susu. Pada kucing hamil, puting susu sedikit membengkak dan warnanya berubah kemerahan (pink)
Keluar susu
Air susu mulai diproduksi dan bisa dikeluarkan sekitar 3-2 minggu akhir masa kehamilan. Jadi bila puting susu dipencet dengan lembut dan terlihat ada cairan susu, kelahiran akan terjadi sekitar 2-3 minggu lagi.
Bulu sekitar puting susu menipis
PERUBAHAN TINGKAH LAKU
Muntah-muntah
Pada beberapa kejadian (jarang) kucing hamil juga muntah-muntah, seperti manusia pada awal kehamilan. Segera hubungi dan konsultasikan hal ini dengan dokter hewan
Berhentinya siklus birahi secara tiba-tiba
Siklus birahi (siklus estrus) kucing tergantung berbagai hal, salah satunya adalah musim. Di Idonesia yang merupakan negara tropis, siklus estrus kucing tidak banyak  dipengaruhi oleh musim. Rata-rata panjang satu siklus estrus kucing sekitar 1-1.2 bulan. Waktu birahi (estrus) berlangsung sekitar 7 hari. Bila setelah dikawinkan, birahi kucing berhenti secara tiba-tiba dan tidak minta kawin lagi, kemungkinan besar kehamilan terjadi.
Peningkatan nafsu makan
Kucing yang hamil memperlihatkan peningkatan nafsu makan. Tentunya  peningkatan nafsu makan ini bertujuan memberikan nutrisi yang cukup bagi perkembangan ibu dan janinnya.
Lebih lembut & mencari perhatian
Sebagian kucing yang hamil mengalami perubahan tingkah laku seperti lebih tenang dan lembut. Selain itu mereka juga berusaha mencari perhatian lebih terhadap pemiliknya. Pada akhir masa kehamilan terlihat beberapa tingkah laku seperti gelisah dan lebih suka berada di tempat hangat dan tertutup
MEMASTIKAN KEHAMILAN KUCING
Dokter hewan dapat membantu memastikan kehamilan kucing. Orang yang berpengalaman dapat memastikan kehamilan dengan palpasi (perabaan) pada umur kehamilah 3-4 minggu.
Alat alat seperti USG (ultrasonografi) dan Rontgen (X ray) dapat dipergunakan untuk memastikan kehamilan. Alat lain seperti doppler dapat digunakan untuk memastikan kehamilan setelah kandungan berumur minimal  3 minggu.. Detak jantung janin kucing baru bisa dideteksi setelah berumur 3 minggu

sumber : http://www.kucingkita.com/

Senin, 19 November 2012

Kebiasaan Kucing Jantan dan Kucing Betina

Berikut ini adalah berbagai kebiasaan kucing jantan:

  • Bergerak dengan lincah dan gesit;
  • Bersuara nyaring dan jarang diam;
  • Makan banyak dengan terburu-buru;
  • Jarang tidur;
  • Tidak bisa menahan buang air;
  • Buang air kecil sembarangan untuk menandai daerah kekuasaan;
  • Bermain dan bermanja-manja dengan siapa pun;
  • Menggigit dan mencakar benda apa pun;
  • Berkelahi dengan kucing lain;
  • Senang berlari dan loncat.
Berikut ini adalah berbagai kebiasaan kucing betina:
  • Bersuara lembut;
  • Makan sedikit tapi sering;
  • Tidak mudah dekat dengan orang yang tidak dikenal;
  • Terkesan cuek dan mudah marah;
  • Sering menahan buang air;
  • Mudah mengingat apa yang diajarkan kepadanya;
  • Sangat manja;
  • Setia dan penurut;
  • Lebih banyak tidur daripada bermain;
  • Tidak rewel;
  • Bermain dengan benda-benda kecil;
  • Senang bersolek;
  • Senang berada di tempat tinggi;
  • Senang tidur telentang di tempat yang empuk.
sumber: http://www.popopetshop.com/

Maem Si Meong

Cara Memberi makan kucing
Setidaknya ada dua macam cara/metode pemberian makan pada kucing, yaitu :
  • makanan selalu tersedia di piring makan kucing. Jadi pada saat kucing ingin makan, makanan telah tersedia di tempatnya. Cara ini baik untuk kucing kecil (kitten) atau kucing yang masih dalam masa pertumbuhan. Hati-hati karena ada kecenderungan terjadinya kegemukan/obesitas/overweight.
  • pemberian makanan dilakukan 2 atau 3 kali sehari. Biasanya makanan diberikan pada pagi dan sore. Cara ini baik untuk kucing dewasa yang pola makannya sudah teratur. Perlu diperhatikan jumlah makanan yang diberikan, karena harus sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.
    NB: air untuk minum kucing harus selalu tersedia setiap saat.
Kebutuhan nutrisi kucing
Diet kucing bersifat unik dan berbeda dengan anjing (jangan beri makan kucing dengan makanan untuk anjing/ dogfood). Pastikan makanan yang anda berikan untuk kucing mengandung jumlah vitamin dan nutrisi yang cukup. Jangan terpengaruh dengan harga yang murah, karena murah belum berarti baik.  Biasakan meneliti kandungan makanan, biasanya tercetak pada kemasan. Berikut ini beberapa acuan nutrisi yang perlu bagi kucing :
  • kandungan protein tinggi, minimal 25 %. Semakin tinggi kandungannya biasanya lebih baik.
  • Rendah lemak, efisiensi pencernaan lemak pada kucing sangat rendah.
  • pH rendah (derajat asam tinggi).
  • Magnesium rendah. Kandungan magnesium tinggi dapat menyebabkan gangguan pada saluran kencing.
  • Taurin
  • Asam arakidonat (arachidonic acid)
  • Vitamin & mineral ( Vit A, B12, Niacin, Thiamin)

Jenis makanan : basah (kalengan) atau kering
  1. makanan kering (dry food)
    makanan kering biasanya baik bagi kucing. Pemberian makanan kering baik untuk kesehatan gigi, lebih tahan lama dan umumnya lebih bergizi karena mengandung banyak bahan gizi tambahan.
  2. makanan basah (kalengan/wet food)
    makanan basah/kalengan kurang baik diberikan untuk jangka panjang. Makanan ini biasanya lebih berupa “junk food" bagi kucing.  Selain kurang baik bagi kesehatan gigi, karena sering menyebabkan timbulnya plak dan karang gigi dan kandungan nutrisi yang kurang lengkap. Kucing yang biasa diberi makanan basah biasanya agak susah berganti makanan terutama ke  jenis makanan kering.
Kebutuhan Makanan Berdasarkan Umur & Kondisi
1. Anak kucing umur < 1 tahun (kitten).
Anak kucing dapat mulai diberi makanan pada umur 3-4 minggu. Makanan yang diberikan biasanya direndam air hangat secukupnya, dihancurkan dan dihaluskan. Untuk pertama kali anak kucing masih perlu diajari, disuapi dengan pipet atau oleskan sebagian kecil makanan pada mulut, kemudian dekatkan piring makanan untuk melihat apakah sudah mau makan sendiri. Berikan makanan khusus untuk anak kucing (kitten) karena biasanya kandungan protein lebih tinggi dan banyak mengandung nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan.
Sampai dengan umur 2-3 bulan jumlah/proporsi air dalam makanan bisa dikurangi secara bertahap hingga kucing bisa makan, makanan kering sepenuhnya.
2.Kucing dewasa > 1 tahun (adult)
Kucing dewasa dengan berat sekitar 4-5 kg setidaknya membutuhkan energi dari makanan  sebesar 300 kalori. Berikan makanan dengan nutrisi  cukup dan seimbang, biasanya terdapat tulisan "Complete " atau “Balanced" pada kemasan makanan. Usahakan kucing tidak fanatik/diberi makanan dengan merek yang sama terus menerus. Sekali-sekali perlu pergantian merek makanan agar pencernaannya terlatih terhadap berbagai jenis makanan. Perhatikan juga pH dan kandungan mineral makanan agar terhindar dari gangguan saluran kencing.
3.Kucing bunting & menyusui
Pada saat bunting dan menyusui, induk kucing memerlukan makanan dengan  kandungan protein tinggi. Pada saat bunting biasanya diberikan makanan untuk kitten karena kandungan proteinnya lebih tinggi. Suplemen kalsium dapat diberikan pada induk yang menyusui anaknya.
Jumlah Makanan
Kucing dewasa dengan berat sekitar 5 kg memerlukan energi makanan sekitar 300 kalori. Perhatikan kandungan kalori pada kemasan makanan, tentukan jumlah makanan agar mencukupi  kebutuhan kalori selama satu hari, kemudian bagi jumlah tersebut sesuai dengan frekuensi pemberian makan (2 atau 3 kali sehari).
Sebagai patokan lain yang dapat digunakan, dihitung dari berat kucing. Biasanya setiap hari kucing makan sekitar 2 % dari berat badannya. Jadi bila berat kucing 5 kg, makanan yang diperlukan sekitar 2 % x 5 Kg yaitu sekitar 100 gr /hari.

sumber : http://www.kucingkita.com/

Kecantikan dari bentuk mulut si meong

Kucing betina berwarna red tabby, domestik berbulu panjang tersebut diberi nama "jontor" oleh pemiliknya. Katanya si Jontor akhir-akhir ini sering berisik mengeong-ngeong sepanjang malam dan nafsu makannya pun berkurang.
Setelah pemeriksaan, diketahui kalau si Jontor sedang birahi alias minta kawin. Oleh karena itu sepanjang hari mengeong-ngeong memanggil sang pejantan.

Nama "jontor" memang sedikit menggelitik telinga. Setelah diperhatikan lebih lama, barulah mengerti mengapa kucing tersebut diberi nama Jontor. Karena memang bibir atasnya agak spesial... ya memang lumayan "jontor".
Setelah pemeriksaaan lebih lanjut, rupanya jontor mempunyai kelainan rahang yang disebut prognathism. Yaitu kelainan anatomi.posisi gigi dan mulut. Lebih spesifik lagi jenis kelainan si jontor disebut overshot.
Normalnya gigi rahang atas bertemu dengan gigi rahang bawah pada saat mulut menutup. Bila posisi rahang bawah lebih depan dari rahang atas, disebut undershot. Sebaliknya, bila posisi rahang atas lebih maju dari rahang bawah, disebut overshot.

sumber : http://www.kucingkita.com/

Minggu, 18 November 2012

kucing lucu


© Necklace of Cats